This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...
This is Slide 2 Title
This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...
This is Slide 3 Title
This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...
Marhaban Ya Ramadhan, Selamat datang bulan yang penuh Berkah dan Ampunan. Tepat pukul 19.45 WIb tadi, Menteri Agama melakukan jumpa pers yang mengumumkan hasil sidang Isbat yang dilakukan sore tadi. Dalam jumpa pers tersebut, Pemerintah melalui Kementerian Agama menyebutkan bahwa awal puasa jatuh pada tanggal 29 Juni 2014.
Menghadapi puasa Ramadhan tentunya perlu banyak persiapan. Diantaranya adalah menyiapkan mental dan fisik. Seperti yang diketahui, Puasa Ramadhan tidak hanya menahan lapar dan haus lebih dari itu, Puasa Ramadhan juga menahan dari hal-hal yang bisa membatalkan pahala puasa.
Selain itu salah satu yang tidak kalah penting adalah mengetahui kisaran waktu atau jadwal Maghrib dan Imsak. Hal ini sangat penting agar bisa mengontrol segala aktifitas di bulan Suci ini. Untuk Jadwal Imsakiyah tentunya setiap daerah berbeda. Tergantuk letak geografis daerah tersebut. Sehingga dibutuhkan jadwal khsus imsakiyah perdaerah. Berikutjadwal Imsakiyahdi beberapa daerah di Indonesia pada hari pertama atau 1 Ramadhan 1435 H.
Kota
Imsak
Subuh
Terbit
Dhuha
Zuhur
Ashar
Magrib
Isya’
Aceh
04:56
06:27
06:27
06:50
12:44
16:11
18:57
20:13
Banjarmasin
04:56
05:06
06:25
06:48
12:27
15:51
18:25
19:40
Bandung
04:30
04:40
05:59
06:22
11:55
15:17
17:47
19:02
Jakarta Pusat
04:32
04:42
06:01
06:24
11:58
15:20
17:51
19:06
Semarang
04:18
04:28
05:48
06:11
11:44
15:05
17:35
18:50
Surabaya
04:10
04:20
05:39
06:02
11:35
14:56
17:26
18:41
Pekan Baru
04:41
04:51
06:11
06:34
12:20
15:46
18:24
19:39
Yogyakarta
04:20
04:30
05:50
06:13
11:44
15:05
17:34
18:49
Bulan Ramadhan 1435 H / 2014 M Daerah Malang, Jatim dan Sekitarnya Koordinat: 7°59'LS | 112°37'BT | WIB (UT+7)
Jadwal tersebut merupakan jadwal imsakiyah di beberapa kota besar di Indonesia. Untuk jadwal lebih lengkap maka bisa langsung dilihat website rukyatulhilal.org atau bisa mengklik link ini. Kemudian pilihlah daerah yang akan dicari.
Assalamualaikum wr wb Sahabatku, Selamat menjalankan ibadah puasa ya. Jangan lupa Niat (berniat) sebelum puasa,.
Bagi Anda yang biasa membaca lafadz Niat Puasa, saya mengingatkan diri saya sendiri dan Anda untuk selalu mengucapkan niat puasa setiap malam di bulan suci Ramadhan.
Allâhumma innî asaluka fîhi mâ yurdhîka wa a’ûdzu bika mimmâ yu’dzîka wa asalukat taufîqa fîhi lian utî’aka wa lâ a’shîka yâ ajwadas sâilîn
Artinya,”Ya Allah aku memohon pada-Mu di bulan yang suci ini dengan segala sesuatu yang medatangkan keridhaan-Mu, dan aku berlindung dengan-Mu dari hal-hal yang mendatangkan kemarahan-MU, dan aku memohon kepada-MU kemampuan untuk mentaati-MU serta menghindari kemaksiatan terhadap-MU, Wahai Pemberi para peminta”. Amiin
Bagi Sahabatku yg besok memasuki hari ke-25 Ramadhan, baik juga membaca doa dibawah ini .
Allâhummaj’alnî fîhi muhibban li awliyâika wa mu’âdiyan lia’dâika mustanan bisunnati khâtami anbiyâika yâ ‘âsima qulûbinnabiyyîn
Artinya, ”Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih mencintai para wali-Mu dan memusuhi musuh-musuh-Mu. Jadikanlah aku pengikut sunnah Nabi penutup-Mu. Wahai yang menjaga hati para nabi”. Amiin
Sahabatku, Bagi Anda yang tidak berkenan dengan lafadz Niat dan Doa Harian tersebut tidak mengapa, silakan juga membaca doa yang lain-lain dan mintalah kepada Allah Swt apa saja yang baik-baik sesuai keinginan Anda dan keluarga, karena Rasul Saw dalam Khutbah menjelang Ramadhan memerintahkan kita banyak berdo’a di bulan Ramadhan ini.
Rasul Saw bersabda :” Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah”
Semoga Allah Swt mengijabah doa-doa kita semua dan Semoga Allah Swt berikan kekuatan lahir dan batin dalam menjalankan puasa dan Ibadah2 Ramadhan dan Semoga Allah Swt menerima dan melipatgandakan ganjaran amalan Ibadah Ramadhan kita. Aamiin YRA
Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama dengan Organisasi Islam
menggelar pertemuan untuk membahas penetapan awal Ramadhan 1434
Hijriyah.
Disepakati, awal bulan puasa atau 1 Ramadan 1434
Hijriyah jatuh pada 9 Juli 2013. Penetapan itu sesuai dengan suara
mayoritas dalam menentukan hari pertama umat Islam berpuasa.
Demikian
dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Amirsyah Tambunan di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (13/6). Keputusan
MUI bersama organisasi Islam lain itu. Keputusan ini serempak dengan
penetapan Pengurus Pusat Muhammadiyah yang juga sudah menetapkan bahwa
awal puasa jatuh pada tanggal 9 Juli 2013. Namun, cara menentukannya berbeda. Ada yang melakukan hitungan hisab atau rukyat, Ada pula yang melihat bulan baru alias hilal.
Amirsyah berharap tak ada kelompok yang memiliki penetapan berbeda.
Karena, penetapan MUI itu sesuai dengan kesepakatan suara mayoritas
organisasi Islam. Ia pun berharap pemerintah segera mengumumkan
penetapan tersebut.
Semoga keseragaman penetapan awal
puasa oleh MUI dan Muhammadiyah ini menjadi angin segar bagi umat Islam
yang tidak lama lagi akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Lajnah Falakiyah PBNU menyatakan awal Ramadhan 1434 H jatuh pada tanggal 10 Juli 2013, tetapi itu sebatas prediksi.
“NU
tetap menggunakan metode rukyatul hilal / pengamatan hilal sebagai
dasar penentu awal Ramadhan 1434 H,” ujar Ketua Lajna Falakiyah PBNU, KH
A. Ghazalie Masroeri, Sabtu (6/7), sebagaimana dilansir oleh ROL.
Menurut
dia, hasil hisab penyerasian yang dilakukan oleh Lajnah Falakiyah PBNU
untuk awal Ramadhan 1434 H di markas Jakarta sebagaimana dimuat dalam
almanak PBNU tahun 2013 menyebutkan: Ijtima’ atau konjungsi akan terjadi
pada Senin (8/7) pukul 14:15:13 WIB, tinggi hilal saat dilakukan
pengamatan 0o21’45” dengan posisi miring ke selatan, hilal akan berada
di ufuk selama 3 menit 16 detik.
“Sesuai dengan kriteria
imkanurrukyat, maka menurut prediksi hisab NU bahwa awal Ramadhan 1434 H
akan jatuh pada hari Rabu 10 Juli 2013,” tutur KH A. Ghazalie Masroeri.
Ia
menuturkan, untuk menentukan secara pasti awal Ramadhan, NU akan
menyelenggarakan pengamatan hilal di seluruh Indonesia yakni di 90 titik
strategis dengan menugaskan 110 pelaksana rukyat bersertifikat nasional
yang akan melakukan rukyat bersama para alim ulama, ahli hisab, ahli
astronomi, ahli fikih dan warga nahdliyin setempat.
Menurut dia,
laporan hasil rukyat dilaporkan pada posko Lajnah Falakiyah di kantor
PBNU Lt 4, Jl Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, dan kemudian akan
disampaikan di sidang itsbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama
pada hari yang sama (8/7).
Setelah Sidang Itsbat di Kementerian
Agama menetapkan awal bulan, kata dia, barulah kemudian NU melakukan
Ikhbar atau pengumuman resmi mengenai awal Ramadhan 1434 H.
Sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Selasa 9 Juli 2013.
KETERANGAN 1. Awal Ramadhan dan Syawwal 1434 H mengikuti Keputusan Pemerintah RI. 2. Berlaku untuk wilayah kota ybs. dengan radius maksimal +/- 25 km. 3. Sudah ditambah waktu ihtiyati (pengaman) sebesar +/- 2 menit. 4. Hisab berdasarkan Kriteria Jadwal Shalat Kementerian Agama RI. 5. Jadwal berlaku untuk ketinggian tempat 0-250 meter DPL.